Tuesday, March 27, 2012

Aku bertanya pada Tuhan?


Mungkin engkau sudah tahu Tuhan.... bahwa aku akan berpisah dengan anakku pada tanggal 01 Maret 2012.... jam 22.15 ... Aku tunggui dia hingga nafas terakhir ia hirup... Aku hanya bertanya saja Tuhan.. mengapa engkau berikan rasa sakit... penyakit itu kepada anakku ya Tuhan. Dari 100 ribu orang hanya 4 yang engkau pilih untuk "menikmati" kesakitan luar biasa yang engkau berikan. Engkau maha penyayang... katanya... akan tetapi tidak ada bentuk sayang yang engkau berikan sedikitpun pada anakku. Anakku hampir 3 minggu mengalami kesakitan yang luar biasa.. mungkinkah engkau sudah tahu hal itu dan sudah engkau tuliskan dalam perjalanan hidupku ya Tuhan... lalu apa gunanya engkau titipkan Anakku sebentar dalam 9 tahun hadir di dalam hidupku ya Tuhan? Penuh kenangan, suka dan duka...dan harus berpisah sedemikian cepat...
Apakah itu rancanganmu ya Tuhan... mengapa engkau ciptakan rasa perih, sedih..... dari sosok yang maha penyayang katanya... sekali lagi katanya.. katanya lagi...
Aku tidak habis pikir kecuali logika ku yang berpikir.. bahwa engkau sebenarnya tidak ada.. hanya makhluk imajiner manusia menghadapi keterbatasan dalam berpikir. Anakku mungkin merupakan konsekuensi dari kodrat hidup manusia yang harus bertahan di dunia ini. Persaingan, adaptasi, seleksi, dan evolusi.. spesies manusia dalam mempertahankan hidupnya. Mungkin anakku adalah proses seleksi alam dalam Survival of Fittest teori evolusinya Darwin. Anakku terkena leukemia.. dan ia tidak bertahan karena kondisi tubuhnya dalam melawan keganasan alam ini. Ilmu pengetahuan belum mendapatkan jawaban pasti mengapa anakku bisa terkena, bagaimana menghindarinya, jika sudah terkena... bagaimana menanggulanginya.
Aku hanya percaya ilmu pengetahuan akan berkembang.. dan suatu saat obat Leukemia dapat ditemukan, tanpa harus melalui kesakitan yang luar biasa serta proses pengobatan yang njlimet... dan spesies manusia akan terhindar dari penyakit mematikan ini melalui proses belajar yang mungkin sangat panjang.
Anakku adalah bagian dari proses alam Survival of Fittest... itu yang aku yakini dan keyakinanku meringankan penderitaanku dalam menanggung memori indah suka duka yang telah terekam selama hidup anakku bersama keluarga kecilku selama 9 tahun ini...
Selamat jalan pahlawan kecilku Radit.. engkau akan memperkaya ilmu pengetahuan kedokteran.. walaupun sedikit.. akan tetapi bagiku itu sangat besar sekali.
Aku.....bapakmu dan ibumu, serta kakakmu.. masih akan melanjutkan perjalanan di dunia ini yang tidak terprediksi.... dan namamu akan tetap abadi di hati kita bertiga. Lukisan tanganmu itu akan abadi dalam kenangan kita sekeluarga.... bukti cinta kita yang telah menyatu.