Tuesday, September 14, 2010

Gudeg Permata Jogja

Makan gudeg merupakan acara wajib jika Anda berkunjung ke kota Jogjakarta. Karena mengantar adik yang kepingin makan gudeg, akhirnya mencicipi juga warung gudeg yang cukup terkenal di dekat bioskop Permata. Gedung bioskop tua ini mungkin menjadi saksi kesederhanaan warung Gudeg yang bersandar di emperan belakangnya.
Antri panjang apalagi saat lebaran dan liburan datang, merupakan rutinitas wajib jika ingin mencicipi nikmatnya gudeg ini. Bagi yang kurang sabar, tentu akan tersiksa dengan keadaan demikian. Banyak pelajaran yang dapat ditarik dari warung gudeg sederhana yang cukup dikenal bagi:
Pertama; sabar dalam melayani pelanggan, walaupun kerumunan pelanggan yang kelaparan dengan sumpah serapahnya, layanan tetap dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Saat saya ikut antri panjang, ada ibu-ibu dari luar kota kayaknya, dengan kasarnya berkata tidak akan lagi ke sini untuk membeli gudegnya karena saking lamanya antre. Yang mengejutkan adalah kesabaran, kepasrahan penjualnya dengan senyum tetap melayani antrean panjang pembeli.
Kedua; rasa adalah nomor satu sehingga pelanggan akan dapat menikmati rasa gudeg dengan rasa yang tidak berkurang sedikitpun walupun jumlah pelanggan bertambah banyak. Gudeg Permata merupakan gudeg 'basah' di samping jenis gudeg yang lain yang dikenal yaitu gudeg kering tanpa kuah. Gudeg kering yang cukup enak dapat Anda coba di depan Kehutanan UGM, jika penasaran. Bau harum, rasa manis yang imbang dengan asin, nampaknya membuat ketagihan para pemburu kuliner di Jogja.
Ketiga: pasrah.. karena tidak ada tempat untuk makan pelanggan, praktis kepasrahan jika hujan tiba harus rela berdiri di emper-emper toko.
Keempat: SOP yang jelas untuk setiap bagian pekerjaan dengan standar yang cukup baik. Sebagai contoh jika ada pesanan pelanggan yang telah jadi, maka akan di antar sampai ketemu yang mesan. Terkadang tidak sabarnya pembeli, ada yang mengaku-aku miliknya, akan tetapi penjual gudeg selalu menanyakan spesifikasi pesanan yang dipesannya tidak asal mengaku-aku.
Tidak heran jika warung sederhana yang menempel di Bioskop Permata ini cukup dikenal dan menjadi referen untuk pecinta kuliner... coba saat ke Jogja.. dan warung ini hanya buka jam 21.00 hingga subuh.

1 comment:

Fipi said...

Nyam! Gudeg paling enak seJogja