Saturday, August 07, 2010

Buku Agama Anakku

Saat bersama mengerjakan PR Agama anakku, sering terjadi diskusi yang menarik antara anak dan bapak. Anakku sekolah di Muhammadiyah kelas 6 SD, dan selalu kritis kalau bertanya walaupun di sekolahannya termasuk murid yang biasa .. dan tidak pernah mendapat ranking.
Saya agak terkejut dengan soal PR yang dikerjakan anakku, karena pertanyaan yang diajukan sudah menyinggung kepercayaan dan keyakinan orang lain. Lalu aku tanyakan, buku apa nak yang digunakan gurumu? mana soalnya?Jawaban anakku persis seperti penjelasan di dalam buku, karena hapalan anakku cukup baiklah dibanding bapaknya. Saya jadi bertanya-tanya, apakah buku ini sudah memikirkan dampak buruknya, dimana buku ini dapat menyinggung kepercayaan dan keyakinan anak lain yang kebetulan tidak seiman dengan anak saya. Tidakkah lebih bijak memberikan contoh untuk tidak menyinggung hal yang di luar keyakinan yang diyakini diri kita sendiri.
Hasil dari pembelajaran ini akan dibawa sampai mereka dewasa. Sifat toleransi dengan agama lain sebaiknya lebih ditekankan, bukan menegaskan apalagi menyinggung apa yang tidak diyakini. Apakah buku agama lain juga demikian? wah bisa berbahaya sekali masa depan anak-anak kita.