Friday, July 30, 2010

Bagaimana Buku ditemukan

Kapan buku itu ditemukan, merupakan pertanyaan yang menarik untuk diuraikan. Buku ditemukan ternyata berhubungan dengan penulisan Al-Kitab, pada jaman dahulu sekitar abad awal-awal masehi, dimana manusia sadar akan pentingnya tulisan untuk merekam kejadian ataupun pencatatan surat-surat di dalam kitab suci kaum Nasrani.
Kesadaran dokumentasi, sangat diperlukan untuk melestarikan naskah-naskah Injil mula-mula. Naskah-naskah mula-mula itu ditulis pada lembaran kertas kuno mula-mula yang disebut Papirus dalam bahasa Yunani. Kertas kuno Papirus ini berbentuk lembaran berserat kasar terbuat dari tanaman air daun alang-alang. Naskah-naskah tersebut berbentuk gulungan-gulungan untuk memudahkan proses penyimpanan atau pengarsipan. Seiring perjalanan waktu, gulungan-gulungan ini ternyata merepotkan dan tidak efektif dalam menyimpan sejumlah tulisan. Akhirnya muncul ide untuk menyatukan lembaran-lembaran itu dengan cara disatukan atau di jilid salah satu sisinya. Ide ini juga mengefektifkan area kertas yang pada saat sistem gulung hanya satu sisi, kemudian dibuat dua sisi setiap lembarnya.
Dengan teknik ini otomatis jumlah huruf akan lebih banyak ditulis dalam satu lembar Papirus. Dan inilah buku pertama muncul, dan teknik ini juga menyadarkan pentingnya memberikan penomoran halaman untuk mempermudah pencarian halaman. Buku ini disebut Codex oleh seorang pujangga Roma bernama Marcus Valerius Martialis pada tahun 84-86 M.

Wednesday, July 07, 2010

Surat RA Kartini

Saya sangat terkesan dengan surat Kartini pada Estelle Zeehandelaar pada tangal 6 Nov 1899, begini bunyinya:" Duh, Tuhan, kadang aku ingin, hendaknya tiada satu agamapun di atas dunia ini. Karena agama-agama ini, yang justru harus persatukan semua orang, sepanjang berabad-abad yang telah lewat menjadi biang-keladi peperangan dan perpecahan, dari drama-drama pembunuhan yang paling kejam. Orang-orang dari orangtua yang sama berdiri berhadap-hadapan, karena cara mereka beribadah kepada Tuhan yang sama berbeda......

Benarkah agama menjadi karunia bagi umat manusia? Sering pertanyaan itu timbul dalam hatiku yang ragu. Agama yang seharusnya melindungi diri kita dari dosa ini, berapa saja kejahatan yang orang telah lakukan atas namaMu!".

-Panggil Aku Kartini Saja- Pramoedya Ananta Toer