Wednesday, September 24, 2008

Kritik Film Laskar Pelangi


Mengapa Laskar Pelangi menggelitik saya, untuk sekedar berkomentar tentang novel paling laris ini. Sungguh luar biasa menurut saya, mengapa novel ini dapat laris banget dengan kondisi melek baca di Indonesia yang sangat kecil dibandingkan dengan jumlah penduduknya. Saat baca novel ini, saya menjadi teringat sastrawan besar idola saya Pram...ada semburat alur yang sama, gaya penuturan yang mirip..dengan pak Pram... sehingga cukup membuat saya terhibur dengan kerinduan tulisan Pram.
Film baru diputar tanggal 25 September 2008, sehingga saya hanya melihat web site resmi film ini untuk melihat tokoh-tokoh bayangan saya, dengan tokoh bayangan sutradara di film. Tokoh bu Mus mengingatkan Nyai Ontosoroh.... sehingga tokoh ini begitu saya puja. Saat tokoh bu Mus diperankan oleh Cut Mini... bayangan bu Mus di benak saya menjadi terganggu. Di benak saya terlihat bahwa bu Mus tidak secantik Cut Mini.. sehingga balutan industri film memang cukup kental di sini tidak semurni nyawa tulisan Andrea Hirata.
Tokoh pak Arfan, juga cukup mengecewakan saya...benak saya dipenuhi dengan sosok laki-laki dengan tampang yang tidak teratur jenggotnya, kondisi miskin, jenggot seperti Tom Hanks di film 'Cast Away' kalau tidak salah maksud dari Andrea Hirata. Tapi di web site nya, tokohnya tampak seperti pak Guru yang necis... dan kurang menderita seperti gambaran Andrea Hirata... lihat fotonya si Tom Hanks di atas... jauh ya.. seperti yang saya bayangkan....
Btw... semua bebas kok menyatakan pendapatnya, seperti saat saya melihat drama Nyai Ontosoroh...saya nggak sreg sama si Minke di drama tersebut... Salut buat Laskar Pelangi... kapan saya bisa nulis ginian....

Tuesday, September 23, 2008

Olah raga sepeda

Karena hoby main sepeda semakin membuat saya sehat... akhirnya saya buat blog baru tentang permainan sepeda yang belum banyak dikenal orang. Sepeda Trial.. dengan teknik-teknik yang indah dan tingkat kesulitan tinggi, menjadikan saya begitu terpesona.. coba link berikut www.trialku.ning.com

Thursday, March 13, 2008

Bagaimana Proses Penemuan Sepeda?

Ini artikel aku temukan saat baca-baca tulisan penulis dari Jogja. Ternyata penemuan sepeda ini ada hubungannya dengan meletusnya Gunung Tambora pada tahun 1815 yang dikenal sebagai letusan terdahsyat di dunia. Saat letusan, gunung ini mengeluarkan material berjuta-juta kubik ke udara, sehingga langit menjadi gelap, suhu udara semakin rendah hingga 0,3 derajat celcius di seluruh dunia selama satu tahun .... wow ... yang disebut 'the year without summer'.
Karena penurunan udara secara global secara tiba-tiba, menjadikan jutaan hektar tanaman di dunia gagal panen, sehingga harga gandum melangit, pakan kuda juga menjadi mahal sehingga mengacaukan sistem transportasi. Ingat.... pada jaman itu kuda merupakan alat transportasi utama... apa jadinya kalau kuda-kuda tersebut banyak yang mati kelaparan. Hal inilah yang mengilhami Baron Karl Drais von Sauerbronn, seorang penemu dari Jerman untuk membuat alat transportasi yang menggunakan tenaga manusia sendiri disebut dengan "Laufmaschine" atau "Running Machine".
Mesin cikal bakal sepeda ini terbuat dari kayu keseluruhan dan tanpa menggunakan pedal, hanya menggunakan kaki manusia untuk mendorong maupun mengerem. Bentuk sepeda awal ini tanpa konsep steering.. jadi bisa dibayangkan kalau belok gimana ya....