Tuesday, November 13, 2007

Sepeda dan Pram

Di depan saya ada… apa itu? Ya Allah, sang Velocipede, sang sepeda, sang kereta angin! Empat orang Eropa sedang berpegang-pegangan bahu dalam banjar melintang di jalanan…. Ini yang dinamai kereta angin…. Kencang, cepat seperti angin…. Lari secepat kuda. Tidak perlu rumput. Tidak perlu kandang…. Lebih nyaman daripada kuda… kendaraan ini tidak pernah kentut, tidak butuh minum, tidak buang "kotoran." (Anak Semua Bangsa, karya Pramoedya Ananta Toer).
Nah....ini dia.. SEPEDA dalam pandangan karya Pram. Dari cuplikan yang cukup singkat ini terlihat begitu jeniusnya Pram dalam memandang dan mengolah deskripsi sebuah alat angkutan yang saya gemari ini. Ciri Pram yang cukup menonjol adalah adanya penjelasan sebuah kata, dilihat dari akar kata atau sejarahnya. Lihat saja Velocipede...untuk menjelaskan sepeda atau kereta angin. Bagaimana Pram tahu tentang Velocipede..padahal jaman Pram menulis Anak Semua Bangsa dahulu, tentu tidak ada Google ..... Saat ini dengan Googling..dah terjawab pertanyaan tersebut.
Apakah Velocipede itu ? Kata ini menjelaskan tentang suatu alat atau kendaraan yang digerakkan oleh tenaga manusia. Alat ini dibuat dan dikenal antara tahun 1837 - 1901, saat era pemerintahan Ratu Victoria. Desain Velocipede waktu itu masih menggunakan desain 2 hingga 3 roda, dimana roda depan untuk mengendalikan arah sepeda, dan roda di belakang sebagai pemicu gerak.

2 comments:

Manager said...

Pak Edi, salam kenal, saya Pirwanto kelahiran Cepu. Saya juga penggemar Pak Pram, dan saya anggap Pak Pram dalam hal-hal tertentu adalah guru saya.
Salam kenal ya, Pak.

Eko Indriyawan said...

wah wah wah wah...
ternyata pak Edi ini bener bener gemar membaca dan seperti yang pak Edi sampaikan sama saya "Saya ini senang mendengarkan....". He.....3x

Jujur kalau saya senang didongengkan pak...., but saya belum tahu jauh nih tentang siapa itu pak Pram. Saya tahu pak Pram juga ketika baca blog pak Edi ini.

btw, nanti kalau ketemu saya, mohon sedikit diceritakan mengenai kisah pak Pram ya pak.....

Eko Indriyawan ( Delphi )