Friday, October 05, 2007

Humor a la Pram

Aku agak tersenyum membaca guyonan Pram di buku " Jalan Raya Pos, Jalan Daendels" di halaman 79, berikut ini cuplikannya.
"Belum lagi membaringkan badan perutku melintir. Piket (petugas piket) menunjukkan tempat kamar kecil. Tempat itu gelap tak tembus pandang. Kaki menggerayangi tahta kakus. Begitu mendapat ketinggian langsung nongkrong. Aneh, barang buangan itu jatuh memantulkan bunyi minor. .............. Curiga pada suara minor aku kembali ke kakus. Sinar api korek itu? masyaallah, ternyata yang kuberaki bukan tahta kakus tapi tungku dapur. Dan kotoranku jatuh ke dalam periuk rendah yang masih ada sisa singkong rebus".

No comments: