Wednesday, September 19, 2007

Jangan Lupakan Sejarah

Saya sangat menyukai sejarah...merunut waktu jejak langkah yang tertinggal. Sering saya baca-baca kembali sejarah-sejarah buku SD, SMP dan SMU...mengenang kembali ilmu-ilmu yang dulu pernah saya sukai. Kegemaran sayapun, ternyata bergayut pada buku-buku Pram...yang kalau saya lihat runutan sejarah sangat otentik. Kelak anak saya kalau ingin belajar sejarah akan saya suruh baca keseluruhan karya-karya Pram...
Sayang pendidikan di Indonesia mempunyai gaya Banking Method..kata orang-orang pendidikan. Metode ini biasanya berupa hapalan, penjejalan, dan menganggap pengetahuan merupakan anugerah yang harus diterima dari yang merasa tahu kepada yang tidak tahu. Lalu pendidikan apa yang sesuai dengan kondisi di Indonesia ...secara ideal...
Dulu kalau pelajaran sejarah isinya hapalan melulu, sehingga saya mencari cara tersediri untuk belajar sejarah...ya.. melalui dongeng dan buku cerita serta mencoba merangkai cerita berdasar sejarah....whee kapan dapat nulis buku kayak ginian ya...?
"Sejarah itu kan rumah tempat orang melanglangi dunia. Jadi, kalau dia tak tahu dari mana ia berangkat, ia tak mengerti tujuan." .:Pram:.

1 comment:

eko indriyawan said...

Pak Edi, ini saya eko surabaya..

membaca artikel bapak ini mengingatkan saya waktu SMU kelas 1.

sebenarnya sejak kecil saya tidak suka pelajaran sekolah, nah waktu kelas 1 SMU itu saya agak sombong sebab bisa mewakili sekolah ikut Seleksi IMO ( Olimpiade Matematika International ).

Waktu itu saya cerita saya temen saya, kalau pelajaran sejarah itu g perlu dipelajari. Dan anehnya, temen yang saya ajak bicara tadi itu adalah keponakan guru sejarah saya.

Setelah beberapa hari dari cerita itu, saya dipanggil ke kantor guru di sidang....

akhirnya saya minta maaf dan ini bener2 pengalaman yang tidak terlupakan buat saya.

dan sejak saat itulah saya mulai senang belajar sejarah.

karena saya susah sekali untuk baca, akhirnya buku sejarah saya rekan ke kaset. terus saya puter tiap kali saya mau tidur, akhirnya waktu itu saya ingat betul dan ujian bisa 90%.

Ternyata kalau belajar menghafal dengan hanya mendengarkan itu jauh lebih bagus dan merupakan cara jitu, sebab bisa konsentrasi penuh.

tapi kalau ditanya tentang pelajaran sejarah SMU dulu, sekarang dah lupa.... he....3x

kalay di tanya Delphi masih bisa jawab pak....


salam,


Eko Indriyawan