Saturday, December 22, 2007

Mencoba blog yang lain

Mencoba membuat blog ke lain hati...untuk memperluas wawasan aja http://saheka.multiply.com/ blog ini hanya catatan beberapa barang yang aku gunakan....sambil mengupas mengapa produk ini diciptakan dan sekarang aku gunakan....

Tuesday, November 13, 2007

Sepeda dan Pram

Di depan saya ada… apa itu? Ya Allah, sang Velocipede, sang sepeda, sang kereta angin! Empat orang Eropa sedang berpegang-pegangan bahu dalam banjar melintang di jalanan…. Ini yang dinamai kereta angin…. Kencang, cepat seperti angin…. Lari secepat kuda. Tidak perlu rumput. Tidak perlu kandang…. Lebih nyaman daripada kuda… kendaraan ini tidak pernah kentut, tidak butuh minum, tidak buang "kotoran." (Anak Semua Bangsa, karya Pramoedya Ananta Toer).
Nah....ini dia.. SEPEDA dalam pandangan karya Pram. Dari cuplikan yang cukup singkat ini terlihat begitu jeniusnya Pram dalam memandang dan mengolah deskripsi sebuah alat angkutan yang saya gemari ini. Ciri Pram yang cukup menonjol adalah adanya penjelasan sebuah kata, dilihat dari akar kata atau sejarahnya. Lihat saja Velocipede...untuk menjelaskan sepeda atau kereta angin. Bagaimana Pram tahu tentang Velocipede..padahal jaman Pram menulis Anak Semua Bangsa dahulu, tentu tidak ada Google ..... Saat ini dengan Googling..dah terjawab pertanyaan tersebut.
Apakah Velocipede itu ? Kata ini menjelaskan tentang suatu alat atau kendaraan yang digerakkan oleh tenaga manusia. Alat ini dibuat dan dikenal antara tahun 1837 - 1901, saat era pemerintahan Ratu Victoria. Desain Velocipede waktu itu masih menggunakan desain 2 hingga 3 roda, dimana roda depan untuk mengendalikan arah sepeda, dan roda di belakang sebagai pemicu gerak.

Thursday, October 25, 2007

Teraniyaya di Jalanan

Sudah hampir setengah tahun ini saya mencoba bike to work, atau nyepeda ke tempat kerja. Dari pada setiap pagi olah raga, mending naik sepeda ke kantor sekalian olah raga, jadi waktu menjadi efektif bukan....
Akan tetapi derajat pengguna sepeda di jalan masih sangat rendah, dan cenderung direndahkan bahkan teraniyaya... berkali-kali pengendara sepeda seperti saya ini tidak dianggap sebagai pengguna jalan. Entah di potong jalan oleh pengendara sepeda motor, dipepet oleh angkutan umum, sampai tidak boleh parkir ditempat parkir. Setiap pagi..seharusnya mengucap syukur....menjadi umpatan-umpatan terhadap pengendara lain....

Tuesday, October 09, 2007

Indonesia adalah negeri budak.

Pernyataan Pram ini cukup menyakitkan, akan tetapi realita di lapangan ternyata memang demikian hingga saat ini. Di mata Malaysia-pun negara tetangga terdekat yang sama-sama orang melayu, tampak bahwa orang Indon adalah orang budak tanpa harga di hadapannya.
"Indonesia adalah negeri budak. Budak di antara bangsa dan budak bagi bangsa-bangsa lain."
Lihat para TKI, yang menanggalkan kodrat manusianya untuk dengan rela diinjak-injak sebagai budak....sudah tutup mata-kah para petinggi di Indon ini. Di dalam hati kecil ini pun tidak RELA....sudah waktunya Ganyang kembali Malaysia....tapi negeri inipun memang tetap menjadi budak..yang tanpa daya...tanpa suara....tanpa kekuatan untuk sekedar berteriak, membelalakkan mata...karena kepala sudah diinjak.

Friday, October 05, 2007

Humor a la Pram

Aku agak tersenyum membaca guyonan Pram di buku " Jalan Raya Pos, Jalan Daendels" di halaman 79, berikut ini cuplikannya.
"Belum lagi membaringkan badan perutku melintir. Piket (petugas piket) menunjukkan tempat kamar kecil. Tempat itu gelap tak tembus pandang. Kaki menggerayangi tahta kakus. Begitu mendapat ketinggian langsung nongkrong. Aneh, barang buangan itu jatuh memantulkan bunyi minor. .............. Curiga pada suara minor aku kembali ke kakus. Sinar api korek itu? masyaallah, ternyata yang kuberaki bukan tahta kakus tapi tungku dapur. Dan kotoranku jatuh ke dalam periuk rendah yang masih ada sisa singkong rebus".

Wednesday, September 19, 2007

Jangan Lupakan Sejarah

Saya sangat menyukai sejarah...merunut waktu jejak langkah yang tertinggal. Sering saya baca-baca kembali sejarah-sejarah buku SD, SMP dan SMU...mengenang kembali ilmu-ilmu yang dulu pernah saya sukai. Kegemaran sayapun, ternyata bergayut pada buku-buku Pram...yang kalau saya lihat runutan sejarah sangat otentik. Kelak anak saya kalau ingin belajar sejarah akan saya suruh baca keseluruhan karya-karya Pram...
Sayang pendidikan di Indonesia mempunyai gaya Banking Method..kata orang-orang pendidikan. Metode ini biasanya berupa hapalan, penjejalan, dan menganggap pengetahuan merupakan anugerah yang harus diterima dari yang merasa tahu kepada yang tidak tahu. Lalu pendidikan apa yang sesuai dengan kondisi di Indonesia ...secara ideal...
Dulu kalau pelajaran sejarah isinya hapalan melulu, sehingga saya mencari cara tersediri untuk belajar sejarah...ya.. melalui dongeng dan buku cerita serta mencoba merangkai cerita berdasar sejarah....whee kapan dapat nulis buku kayak ginian ya...?
"Sejarah itu kan rumah tempat orang melanglangi dunia. Jadi, kalau dia tak tahu dari mana ia berangkat, ia tak mengerti tujuan." .:Pram:.

Monday, August 20, 2007

Teater: Perlawanan Ontosoroh

Pementasan Teater Nyai Ontosoroh, cukup membuat keinginan saya melihat visualisasi karya Pram cukup tinggi. Tampaknya kesan Ilham Khoiri, pada tulisannya di Kompas Minggu 19 Agustus 2007 terhadap karya Pram "Bumi Manusia" sama dengan kesan saya dan mungkin sama pula dengan kesan pembaca karya Pram yang lain. Saya-pun termasuk yang tidak akan rela jika imajinasi saya tentang karya Pram ini dirusak hanya karena pementasan teater, atau bahkan pembuatan film sekalipun... karena bayangan saya tentang karya Pram ini hanya boleh saya pribadi miliki... tidak untuk orang lain. Maka saya maklum adanya kekecewaan Ilham Khoiri tentang pementasan Teater Nyai Ontosoroh ini, dan kekecewaan tersebut mungkin akan semakin banyak diucapkan oleh para penggemar Pram yang lain.... hal ini karena hak untuk menterjemahkan karya Pram hanya ada pada sanubari masing-masing pembaca....termasuk saya.... salut buat pementasannya

Kembali Ngeblog

Akhirnya saya reset password blog ini, karena sudah lama sekali nggak nulis blog akhirnya lupa semua. Untung blog ini dapat saya reset passwordnya, sehingga dapat memulai lagi tulisan blog saya ini. Untuk mempermudah mencari ide akhirnya aku putuskan untuk menulis hal-hal lain yang tidak mengkhususkan diri tentang Pramudya, karena memang sulit nulis hal beginian dan harus baca bukunya, sementara buku-buku Pram relatif mahal....

Monday, March 05, 2007

Jugun Ianfu

Ternyata tulisanku tentang buku pak Pram tentang Wanita Budak Seks militer Jepang, pas dengan artikel di Kompas Minggu 4 Maret 2007 halaman 15 dengan judul " Asia Berang kepada Jepang". Menurutku sih.. buku pak Pram ini sebaiknya diterjemahkan dalam bahasa Jepang... lalu dikirim ke PM Shinzo Abe, yang mengatakan bahwa tidak ada bukti militer Jepang menjadikan perempuan Asia sebagai budak seks di rumah bordil yang didirikan secara khusus.
Akupun geram sekali dengan pernyataan ini.. kalau membaca bukunya pak Pram ini akan secara gamblang bagaimana perempuan tidak berdosa ini di "Tipu" oleh pemerintah Jepang waktu itu untuk dipekerjakan dengan lebih terpelajar, ternyata dijerumuskan ke lembah nista. Banyak perempuan yang diam saja, karena takut menanggung malu dan kemudian hidup mengalir saja dengan terseia-sia di negeri orang.
Aku akan mengupas lebih dalam nantinya.. pada blog ku selanjutnya tentang buku ini

Saturday, March 03, 2007

Perawan di Sarang Militer

Ini buku yang terakhir aku baca, saat pulang dari Bandung beberapa waktu yang lalu. Sepertinya ini merupakan buku pak Pram, yang didasarkan pada wawancara dan kemudian beliau kembangkan menjadi sebuah cerita, yang menurut aku sih..cerita beneran. Aku kagum bagaimana merangkai plot cerita, disambungkan dengan benang merah antar kejadian menjadi sebuah cerita yang mengharu biru. Seting buku ini ada di pulau Buru, pulau yang terkenal dengan minyak kayu putihnya. Banyak sekali kepahitan wanita Jawa di ungkapkan di sini, aku terkadang membayangkan wanita-wanita itu yang terperangkap dalam kesusahan, dan mati sia-sia ditempat yang asing.

Thursday, March 01, 2007

Selamat Datang Lagheee

Sudah lama banget aku nggak nengok blog ku nya ini...
akan aku aktifkan lagi tulisan about pak Pram.. nyang dah lama nggak aku update... sampek pak Pram Wafat...  aku belum update tentang karya...karya nya..
Ok lah.... akan aku baca lagi karya pak Pram nyang sampek hari ini nggak ada yang ngalahin kekuatan ceritanya.....