Sunday, December 19, 2004

Nyai Ontosoroh

Pada bukunya Pram, banyak sekali hal yang saya pelajari. Seperti contoh-contoh nama atau kata jawa secara etimologis. Nyai Ontosoroh adalah seorang gundik pribumi yang menjalankan perusahaan pertanian Boerderij Buitenzorg. Lafal jawa tidak dapat melafalkan dengan benar Buitenzorg akhirnya menjadi Ontosoroh.
Coba baca deskripsi Nyai Ontosoroh ini " Dan segera kemudian muncul seorang wanita Pribumi, berkain, berkebaya putih dihiasi renda-renda mahal, mungkin bikinan Naarden seperti diajarkan di E.L.S. dulu. Ia mengenakan kasut beledu hitam bersulam benang perak. Permunculannya begitu mengesani karena dandanannya yang rapi, wajahnya yang jernih, senyumnya yang keibuan, dan riasnya yang terlalu sederhana. Ia kelihatan manis dan muda, berkulit langsat. Dan yang mengagetkan aku adalah Belandanya yang baik, dengan tekanan sekolah yang benar".
Anda harus memahami tingkatan sekolahan pada jaman dahulu seperti sekolah Belanda H.B.S (Hoogere Burger School) setingkat SMP-SMA dan E.L.S (Europesche Lagere School)setingkat SD untuk memahami beberapa deskripsi di naskahnya Pram.

No comments: